PERSIB Bandung hingga masih mencari cara untuk mengakhiri kerja sama dengan Michael Essien yang namanya tak tercantum di daftar pemain Maung Bandung di Liga 1 musim 2018 setelah manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mengabulkan keinginan Roberto Carlos Mario Gomez.
![]() |
| Sumber Pihak Ketiga |
Karena kebingungan dan dilematis, konsekuensinya Maung Bandung tetap harus membayar hak atau gaji bulanan mantan pemain Chelsea tersebut. Essien sendiri saat ini memilih bertahan di Bandung kendati namanya tak masuk daftar pemain Persib karena regulasi pemain asing. Sebab secara hukum, Essien masih terikat kontrak dengan Persib.
Seperti diketahui, Essien harus tersingkir dari skuat Maung Bandung setelah PT PBB memenuhi keinginan Mario Gomez mendatangkan striker asal Argentina, Jonathan Bauman. Kehadiran Bauman memaksa salah satu dari tiga pemain asing non-Asia harus dikorbankan, dalam hal ini Essien.
"Michael Essien saat ini masih ada di Bandung karena memang dia masih terikat kontrak bersama Persib. Hanya, dia tidak terlibat langsung ke tim karena pelatih Mario Gomez ingin mendatangkan striker asing, sementara kuota pemain asing sesuai aturan 3+1," jelas Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono seperti dilansir bola.com, Senin (02/04/2018).
Kuswara memastikan, PT PBB tetap melaksanakan kewajiban untuk memenuhi hak Essien karena masih terikat kontrak. "Kami masih mencari solusi yang terbaik untuk Essien dan itu masih kami bahas di jajaran Direksi PT PBB," jelas Kuswara.
Agar tak terkesan menerima gaji buta, manajemen PT PBB akan memberikan tugas atau pekerjaan kepada Essien. Sebelumnya sempat muncul isu bahwa Essien akan dipinjamkan ke klub lain di Indonesia, bahkan klub asal Korea Selatan juga pernah dirumorkan bakal menampung pemain yang juga pernah berkarier di Real Madrid dan AC Milan itu.
"Seperti yang saya katakan tadi, kami dari jajaran Direksi PT masih mencari solusi yang terbaik buat Essien, bisa saja jadi Duta Persib atau apa. Semua masih kami diskusikan," pungkas Kuswara. Sumber: http://tz.ucweb.com/4_3xGjy
