Harus diakui selama satu dekade terakhir tim-tim asal negeri matador Spanyol adalah yang paling dominan di kancah kompetisi sepak bola di Eropa. Real Madrid bersama Barcelona secara bergantian menjadi juara di ajang Liga Champions sedangkan Atletico Madrid sudah dua kali menembus partai final di ajang kompetisi tersebut. Dan di dua laga final tersebut impian mereka untuk menjadi yang tebaik di Eropa harus kandas di tangan tim sesama Spanyol yang juga rival satu kota mereka Real Madrid. Jangan lupakan pula sepak terjang Sevilla di Liga Eropa yang dalam beberapa musim kebelakang seakan tidak bisa dihentikan.
Sumber : Pihak ketiga
Dan tahun ini hal tersebut kembali terulang. Spanyol atau lebih tepatnya kota Madrid mengirim dua wakil mereka ke dua ajang kompetisi tertinggi di Eropa. Real Madrid menjadi wakil Spanyol di Final LIga Champions sedangkan Atletico Madrid menjadi wakil spanyol di Final LIga Eropa.
Hal ini tentunya tidak bisa dilepaskan dengan nama Zinedine Zidane. Bersama Cristiano Ronaldo, Pelatih asal Spanyol tersebut menjadi aktor utama dari lolosnya Real Madrid ke Final Liga Champions Eropa musim ini. Dan walaupun kota Madrid telah mengirim 2 wakilnya di dua ajang tertinggi di Eropa, Zidane ternyatanya ingin salah satu dari 2 wakil dari Kota Madrid tersebut untuk kalah di final. Tentunya tim tersebut bukanlah Real Madrid besutannya, melainkan Atletico Madrid yang Zidane inginkan untuk kalah di final.
Mengutip dari Marca.com (16/05/2018) Zidane berkata ""Saya berharap bahwa Marseille bisa menampilkan sebuah permainan yang bagus pada pertandingan final ini karena saya selalu menjadi pendukung mereka,"
"Ketika saya masih muda, saya berada di tribun untuk memberikan dukungan pada Marseille. Karena alasan itulah, saya berharap bahwa mereka bisa melakukan yang terbaik untuk laga final," Tutup mantan pemain Juventus ini.
Sumber : http://tz.ucweb.com/5_3Ew8q
