Ada Penghianat di Semifinal Piala Dunia

Ada sesuatu yang menarik pada laga semifinal yang mempertemukan Prancis dan Belgia. Ternyata ada satu orang yang disebut-sebut sebagai penghianat bagi negaranya karena melatih negara lain di turnamen Piala Dunia 2018. “Penghianat” ini juga berhasil membawa negara yang bukan tempat kelahirannya sampai ke babak semifinal.

                                                          Sumber : Pihak Ketiga

Orang yang disebut-sebut sebagai penghianat adalah Thierry Henry. Pada turnamen Piala Dunia kali ini Henry bertugas sebagai asisten pelatih Belgia. Henry lahir dan besar di Paris, Prancis dan dia juga berhasil membawa Prancis memenangkan Piala Dunia 2002 dan Piala Eropa 2000 saat masih menjadi pemain. Henry juga merupakan top skorer Prancis sepanjang masa. Dari 123 penampilannya di semua kompetisi, Henry berhasil membobol gawang lawan sebanyak 51 kali.

Salah satu pemain Prancis, Olivier Giroud mengatakan kalau seharusnya Henry memilih Prancis sebagai negara yang dilatihnya. Giroud berharap Henry memberikan saran baginya. Giroud sendiri belum mencetak satu gol pun bagi Prancis di Piala Dunia 2018. Namun, Giroud adalah pemain paling banyak mencetak gol bagi Prancis yang masih aktif bermain. Giroud sudah mencetak 31 gol dari 78 laga saat membela Prancis.

Giroud tidak menyebut Henry sebagai penghianat. Namun, rakyat Prancis banyak yang melekatkan sebutan itu ke Henry. Kenapa baru sekarang rakyat Prancis heboh ya? Padahal kan Henry udah melatih Belgia jauh sebelum Piala Dunia 2018. Mungkin Prancis khawatir kali ya sama permainan Belgia sampai-sampai menyalahkan orang. Harusnya kalau tidak mau Henry dibilang penghianat ya timnas Prancis harus memberi tempat ke Henry sebagai pelatih atau asisten pelatih.

Laga Belgia vs Prancis sendiri menjadi pertemuan ke 74 mereka. Dari 73 pertandingan sebelumnya, Belgia menang sebanyak 30 dan Prancis hanya menang 24 kali.