Dalam sebuah pertandingan pasti banyak momen yang terjadi, apapun momen tersebut entah itu momen kegembiraan seorang pemain seusai mencetak gol atau merayakan kemenangan timnya atau justru momen bersedih ketika tim yang dibela harus kalah. Tidak jarang juga ada momen dimana saat seorang pemain membicarakan strategi atau pun saling berbincang dengan rekan satu tim atau bahkan lawan di lapangan.
Sumber : Pihak ketiga
Salah satu momen yang sering kita jumpai adalah cara pesepak bola saat berbicara.
Kita semua sering melihat perilaku pesepak bola saat berbicara di lapangan yakni dengan menutupi mulutnya.
Ternyata sikap pesepak bola seperti ini memiliki maksud yakni agar percakapan mereka tidak terlihat atau terekam oleh media massa yang bisa membuat perkataannya tersebut akan disalah gunakan oleh para tangan jahil yang ingin membuat itu menjadi rumit.
Hal ini setidaknya pernah diungkapkan oleh Kiper Cadangan timnas Brasil di Piala Dunia 2014 Jefferson seperti dikutip dari berbagai media.
Sumber : Pihak ketiga
Menurut Jefferson, banyak kata-kata yang keluar dari mulut seorang pesepak bola seperti kata-kata yang jelek namun itu hal normal.
Sebagian pesepak bola hanya tidak ingin kata-kata yang diucapkannya di liput oleh media massa dan membuat sesuatu yang besar dari tayangan itu.
"Ini bukan perintah pelatih. Kami sendiri harus bisa untuk menyadari situasi ini. Jadi kita berusaha selalu menutupi mulut kami," ujar Jefferson.
"Kadang keluar kata-kata jelek dan ini adalah hal yang normal. Tapi beberapa acara TV membuat drama besar tentang hal itu," imbuh Jefferson.
Namun menutupi pembicaraan menggunakan tangan ini ternyata bukan hanya dilakukan oleh pesepak bola saja melainkan banyak olahragawan yang melakukan hal sama agar pembicaraannya tidak terkuping oleh media.
Sumber : http://tz.ucweb.com/7_3muQx

