Mesut Ozil Pensiun! Inilah Tindakan Rasis Timnas Jerman Terhadapnya

Salah satu Gelandang timnas Jerman, Mesut Ozil, akhirnya memutuskan pensiun dari kancah internasional, Minggu (22/7/2018). Mesut Ozil menyatakan hal itu dalam surat terbuka yang diunggah via media sosial pribadinya, Minggu (22/7/2018):

                                                            Sumber : Pihak ketiga

"Dengan berat hati dan melalui sejumlah pertimbangan, saya tak lagi mau mengenakan kostum timnas Jerman." Tulisnya.

Ozil mengaku mengaku mundur dikarenakan kecewa. Hal yang membuat Oezil kesal adalah sikap Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Reinhard Grindel.

"Setelah foto saya bersama Presiden (Recep Tayyip) Erdogan muncul, pelatih (timnas Jerman) Joachim Loew meminta saya memangkas waktu libur dan langsung ke Berlin untuk memberikan pernyataan soal kejadian tersebut," jelas Ozil.

                                                          Sumber : Pihak Ketiga

Sejumlah politikus Jerman juga mempertanyakan loyalitas Mesut Ozil dan Ilkay Guendogan, yang juga berfoto bersama terhadap nilai-nilai demokrasi. Pasalnya Pemerintah Jerman kerap mengkritik kebijakan Erdogan.

Penampilan buruk Jerman di Piala Dunia 2018 membuat posisi Ozil terpojok. Performa labilnya menjadikan dia jadi kambing hitam kegagalan Jerman di fase grup, prestasi terburk negara tersebut sejak Piala Dunia 1938.

"Perlakuan dari DFB dan pihak lain telah membuat saya memutuskan untuk tidak lagi ingin berkostum timnas Jerman. Putusan ini sangat berat, tetapi saya mendapatkan perlakuan rasialis dan diskriminasi." Ucapnya kecewa.

"Saya mengenakan kostum timnas Jerman karena kebanggaan dan antusiasme, tetapi kini tidak lagi karena petinggi DFB tidak menghormati asal usul saya dari Turki dan malah mengaitkannya ke sisi politis."

"Saya tak mau diam saja. Bagaimanapun, rasialisme tak seharusnya ada dan tak bisa diterima," tutup Ozil dalam tulisan surat terbukanya.

Mesut Ozil sudah melakoni debut bersama timnas Jerman pada 2009. Hingga Piala Dunia 2018, telah tampil 92 kali dan telah mencetak 23 gol.

Pemain kelahiran 15 Oktober 1988 itu juga turut mempersembahkan trofi juara pada Piala Dunia 2014. Dia juga berjasa mengantarkan timnas Jerman menjuarai Piala Eropa U-21 pada tahun 2009 silam.