Masih Sombong, Julen Lopetegui : Madrid Tak Butuh Pengganti Cristiano Ronaldo!

Kendati dampak kehilangan superstar Portugal langsung terasa, bos Los Blancos tak ingin mendatangkan penggantinya musim panas ini. Julen Lopetegui mengatakan kalah dari Atletico Madrid di Piala Super UEFA tidak berarti Real Madrid akan memutuskan untuk mendatangkan pemain baru khususnya pengganti Cristiano Ronaldo, goal.com/en (16/8/2018).

Sumber : Pihak Ketiga

Mantan pelatih timnas Spanyol itu melihat klub barunya menelan kekalahan 4-2 di Tallinn pada Kamis WIB, gol ganda dari Costa dan dia gol perpanjangan waktu dari Saul Niguez dan Koke mengamankan Atletico kemenangan yang bersejarah atas rival Madrid mereka.

Juara Liga Champions Madrid telah kehilangan superstar Cristiano Ronaldo ke juara Serie A Juventus dan Luka Modric juga telah dikaitkan dengan kepindahan ke Italia - dengan pelatih Inter Luciano Spalletti menegaskan minat mereka pada pemenang Golden Ball Piala Dunia. Menariknya Los Blancos masih arogan di musim panas ini dengan tak mendatangkan satu pun pemain pengganti top skor sepanjang masa mereka, meski dikaitkan dengan Neymar, Kylian Mbappe, hingga Eden Hazard.

Sementara klub Florentino Perez ini hanya mendatangkan para pemain muda yang tak akan menembus starting Xi musim ini macam Vinicius dan Odiozol. Kendati begitu, kekalahan dari Atletico Madrid ini tak membuat Julen Lopetegui merasa bahwa timnya membutuhkan pengganti Ronaldo.

"Apa yang digariskan oleh kebijakan direktur olahraga klub tidak berubah pada laga ini," kata Lopetegui kepada Movistar. "Sekarang La Liga dimulai, yang merupakan gelar yang sangat penting bagi saya, dan kami harus memulai dengan baik."

"Kami bermain dengan baik di perpanjangan waktu, kami mendominasi, bermain bersama, dengan perasaan yang baik, dan setelah 3-2 pertandingan telah berubah, masalah muncul dan kami telah mencari solusi dengan keputusan yang berisiko."

"Pada akhirnya perbedaannya ditandai oleh kesalahan yang dapat dimanfaatkan dan Atletico adalah ahli dalam hal itu. Mereka telah menghukum kami dan kami harus mengucapkan selamat kepada mereka karena mereka telah menang dengan sepatutnya."