Keberhasilan geladang Kroasia yang bermain di Real Madrid, Luka Modric menyabet penghargaan pemain terbaik UEFA musim 2017-2018 menjadi sebuah kesuksesan individu bagi sang pemain sekaligus mematahkan dominasi dua dewa sepakbola yang selama ini berkuasa, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Sumber : P:ihak Ketiga
Sukses Modric tersebut seakan menjadi pertanda dimulainya babak baru bagi pemain-pemain lain untuk merajai gelar individu pemain terbaik sekaligus mengakhiri dominasi dua dewa sepakbola dunia tersebut.
Meskipun masih ada kesempatan buat keduanya untuk membuktikan diri, namun faktor usia akan menjadi kendala kedepannya buat kedua pemain fenomenal itu.
Pemain-pemain muda potensial lainnya, seperti Kylian Mbappe, Osman Dembele, Marco Asensio. Harry Kane hingga Gabriel Jesus atau pemain sekelas Mohamed Salah, Antoine Griezman hingga Paulo Dybala mungkin akan menjadi penerus bagi kedua pemain tersebut.
Messi hingga kini masih tergolong produktif bersama klubnya, Barcelona, namun kegagalan di Piala Dunia beberapa waktu lalu diprediksi akan menjadi penghambat karir Messi seterusnya.
Rasa percaya diri El Messiah mungkin tak setinggi sebelum kegagalannya mengantarkan negaranya menjuarai kompetisi sepakbola terakbar di dunia itu, dimana Argentina hanya bisa melaju hingga ke babak 16 besar usai dikalahkan Prancis yang kemudian menjadi juara kompetisi tersebut.
Sedangkan Ronaldo, mungkin apa yang dialaminya tak seburuk rivalnya itu. Meski gagal di Piala Dunia, setidaknya CR7 sudah memberikan gelar Piala Eropa bagi negaranya.
Keputusannya musim ini meninggalkan Madrid untuk menuju klub Seri A Juventus, dinilai sebagian kalangan merupakan langkah untuk mengakhiri karirnya di Eropa.
Kemungkinan Juventus akan menjadi klub terakhir bagi sang pemain di Eropa sebelum pindah ke liga lain yang levelnya masih dibawah Liga-liga Eropa, seperti Liga MLS di Amerika Serikat atau Liga Super Tiongkok.
Well, jika betul dominasi kedua sang superstar tak lama lagi akan berakhir, sebagai pencinta sepakbola kita wajib bersyukur bisa menikmati permainan sepakbola kedua legenda tersebut.
Sumber : http://tz.ucweb.com/8_3RyrS
