AS Roma nyaris menjalani laga perdana dengan tanpa kemenangan kala bertandang ke markas Torino di Stadion Olimpico, Minggu (19/8) malam WIB. Beruntung, Giallorossi memiliki Edin Dzeko.
Sumber : Pihak ketiga
Penyerang 32 tahun itu berhasil mengukir satu-satunya gol pada menit 89, atau satu menit jelang waktu normal berakhir. Gol Dzeko, tentu saja, mukjizat untuk Roma.
Hasil positif Roma tak diikuti Inter Milan, yang takluk 0-1 dari tuan rumah Sassuolo, Senin (20/8) dini hari WIB. Sementara Juventus, yang diperkuat megabintang Cristiano Ronaldo, berhasil mengalahkan Chievo 3-2. Napoli juga menang 2-1 saat tandang ke markas Lazio.
“Ini mempersulit segalanya. Sassuolo melakukan serangan balik dengan baik, mereka kompak tanpa memberikan apa pun. Kami kalah dalam pertandingan karena penalti, dan Sassuolo tidak menciptakan banyak peluang,” kata Pelatih Inter Luciano Spalletti usai pertandingan, seperti dilansir AFP.
Sassuolo mendominasi babak pertama, mendapatkan penalti setelah Joao Mario melanggar Federico Di Francesco di area terlarang. Mauro Icardi, top scorer Inter musim lalu, nyaris mencetak gol dua kali. Winger Kroasia Ivan Perisic juga gagal memanfaatkan peluang saat tembakannya melambung di atas mistar pada babak kedua.
Di Olimpico, rekrutan terbaru Roma dari Belanda Justin Kluivert, putra mantan striker Barcelona Patrick Kluivert, menginspirasi gol kemenangan yang diukir Dzeko.
Pemain berusia 19 tahun itu datang dari bangku cadangan di babak kedua, berlari di sayap kanan, menggiring bola melewati tiga pemain, sebelum memberikan umpan silang penting yang diselesaikan Dzeko. “Itu umpan silang yang hebat, tapi gol saya lebih baik,” kata Dzeko bergurau.
“Tahun lalu saya mencetak satu gol yang mungkin sedikit lebih baik (melawan Chelsea), tapi ini termasuk di antara tiga terbaik. Saya melihat Kluivert di sisi kanan, dan berharap dia memberikan umpan. Untungnya dia melakukannya. Dia benar-benar mengubah permainan.”
Gelandang Venezuela Tomas Tincon memiliki kesempatan terbaik saat tembakannya mengguncang mistar gawang di menit ke-39. Tiga menit usai jeda, Iago Falque mengira telah mencetak gol, tetapi upayanya dianggap offside setelah melihat VAR.
Mantan pemain Paris Saint-Germain Javier Pastore melewatkan sejumlah peluang melawan bekas rekan setimnya Salvatore Sirigu di bawah mistar gawang Torino.
Lorenzo De Silvestri tertatih-tatih setelah mendapat tekel, yang memungkinkan Ola Aina melakoni laga pertamanya di Seri A, hanya beberapa hari seusai tiba dengan status pinjaman dari Chelsea. Kiper baru Roma Robin Olsen juga meninggalkan impresi, setelah membuat beberapa penyelamatan.
“Edin mungkin melewatkan peluang mencetak gol mudah, tapi telah membuat kami terbiasa dengan situasi ini,” kata Pelatih Roma Eusebio Di Francesco. “Di babak kedua kami menderita, saya menempatkan Kluivert untuk memberikan sedikit kesegaran. Dia punya kualitas penting, hari ini dia telah menunjukkannya.”
Parma, yang kembali ke Seri A setelah dinyatakan bangkrut, membuang kesempatan menang ketika ditahan imbang 2-2 oleh Udinese, yang mencetak dua gol dalam empat menit di babak kedua.
AFP | Annas Furqon Hakim
Sassuolo 1-0 Inter Milan
D Berardi Pen-27
SUSUNAN PEMAIN
Sassuolo (4-3-3): Consigli; Pol Lirola, Magnani, Ferrari, Rogerio; Bourabia (Sensi 64), Magnanelli, Duncan; Berardi, Boateng (Babacar 85), Di Francesco (Boga 74)
Inter Milan (4-4-1-1): Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Joao Miranda, Dalbert Henrique (Perisic 46); Politano, Vecino, Brozovic (Karamoh 86), Asamoah; Lautaro Martinez (Keita Balde 69); Icardi
Kartu Kuning
Sassuolo: Duncan, Rogerio
Inter: Joao Miranda, Vecino
Sumber : http://tz.ucweb.com/9_2Opn6
