Tim Ini Jadi Real Madrid-nya Liga Inggris! City, MU, Liverpool, dan Chelsea Wajar Sengsara

Pada setiap klub sepakbola, tentu saja terdapat formula rahasia, dimana hal itu menjadi faktor penting atas prestasi yang diraih dari musim ke musim. Ambil contoh, Barcelona. Di era Pep Guardiola, tim berjuluk La Blaugrana tersebut menjadi tim paling ditakuti lantaran memiliki gaya bermain yang tidak biasa. Masih ingat dengan tiki taka? Ya, cara itu membuat Barcelona mampu meraih treble winners pada musim 2008/09.

Sumber : Pihak Ketiga

Berbeda dengan Real Madrid, sejak mengalami badai inkonsistensi di tangan pelatih-pelatih ternama, Zidane mengubahnya dengan lebih fokus terhadap soliditas para pemainnya. Seperti kita ketahui, Luka Modric dan Toni Kroos adalah dua jenderal lapangan yang sudah padu sejak 2014 silam. Terutama trio penyerang yang dikenal dengan sebutan BBC, mereka bak seia-sekata di Santiago Bernabeu.

Musim ini, Liga Inggris dibumbui dengan hal unik, dimana salah satu pesertanya tidak memiliki pemain baru. Jika Manchester City membeli Riyad Mahrez, MU membayar Fred, Chelsea mendatangkan Jorginho, Liverpool memboyong Alisson, dan Arsenal menebus Lucas Torreira, maka Tottenham hanya mendapatkan Vincent Janssen-penyerang yang tahun lalu dipinjamkan manajemen Spurs ke tim liga Turki-Fenerbahce SK.

Dengan demikian, artinya musim panas ini Spurs tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk berbelanja. Mauricio Pochettino memutuskan untuk bersikap pasif di sepanjang bursa transfer, melebihi pasifnya Real Madrid tahun lalu. Dan kabarnya, hal itu menuai banyak kritik dari beberapa fans yang tidak setuju. Namun, Erick Dier sangat yakin dengan langkah sang pelatih melalui beberapa alasan. Seperti dilansir Bola.net (13/08/18), gelandang bertahan tersebut berkata, "Kami punya skuat yang fantastis dan ada pemain fantastis di setiap posisi. Tidak mudah untuk membuat tim ini lebih kuat. Ada klub yang membeli pemain, tapi tidak lebih baik dari pemain yang sudah ada,"

"Kami sudah bermain bersama selama tiga musim terakhir dan kami akan mencoba untuk mendapatkan kompensasinya, dimana klub lain menempuh cara yang berbeda. Kami punya prinsip, etos kerja dan kami punya ambisi," tambah Dier, tegas.
Mungkin diantara kita setuju bahwa dengan materi pemain yang ada, Spurs bisa memantapkan posisi di papan atas Premier League. Paling tidak dengan kekompakan Dele Alli, Christian Eriksen, Heung Son Min, dan Harry Kane, mereka bisa membuat para tim raksasa sengsara.