Pemain Arsenal Shkodran Mustafi bisa terkena sanksi setelah ia lakukan selebrasi kontroversial usai bukukan gol pembuka kemenangan 3-2 the Gunners atas Cardiff City, Minggu (2/9).
Sumber : Pihak Ketiga
Shkodran Mustafi lakukan selebrasi kontroversial serupa yang sebelumnya membuat Granit Xhaka dijatuhi sanksi denda selama gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia. Usai membuka skor kemenangan Arsenal atas Cardiff City di menit ke-11, bek Timnas Jerman itu lakukan selebrasi Elang Ganda dengan menyilangkan tangannya, sebagai simbol etnis Albania yang pernah jadi salah satu korban selama perang saudara di Yugoslavia di tahun 1990-an silam.
Orang tua Shkodran Mustafi memang berasal dari Albania, sementara Xhaka lahir dari orang tua Kosovo-Albania dan ayahnya Ragip pernah dipenjara selama tiga setengah tahun karena berdemonstrasi menentang pemerintahan Komunis Yugoslavia di Kosovo.
Kosovo yang bekas provinsi Serbia telah mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 2008, tapi ketegangan antara kedua negara tetap tinggi karena Serbia tak mengakui Kosovo sebagai negara merdeka.Baik Granit Xhaka maupun pemain sayap Liverpool, Xherdan Shaqiri, lalu rayakan gol-gol mereka di laga melawan Serbia di Piala Dunia lalu, dengan cara yang sama dan ditauhi denda 10 ribu dolar AS karena dinilai perilaku tidak sportif.
Insiden dalam laga kontra Cardiff City ini tentunya bisa berbuntut bagi Arsenal maupun Mustafi, jika Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) menilai pemain berusia 26 tahun itu telah lakukan pelanggaran. Apalagi, hal serupa yang terjadi di Piala Dunia 2018 lalu telah menuai sanksi bagi pemain lain.
Sumber : http://tz.ucweb.com/9_2TNVa
