Striker andalan Timnas U-16 Indonesia Bagus Kahfi sedang dalam sorotan terkait penampilan kurang maksimalnya di dua laga terakhir Piala Asia U-16. Di pertandingan pamungkas Grup C, Timnas U-16 bermain imbang tanpa gol kontra India, pada Kamis (27/09/18) lalu.
Sumber : Pihak ketiga
Sayangnya, dalam laga itu, permainan Bagus nampak loyo. Bagus sendiri terlihat sempat ditegur oleh pelatih Fakhri Husaini sebelum akhirnya ditarik keluar di menit ke-72, dan digantikan Rendy Juliansyah.
Usai laga, pelatih Timnas U-16, Fakhri Husaini, memberikan komentarnya terkait penampilan Bagus. Fakhri merasa kecewa dan mengkritik Bagus yang tidak bisa menampilkan permainan terbaiknya.
"Ketika saya tunjuk menjadi starter mereka harus menunjukkan kemampuan 100 persen untuk tim. Saya melihat Bagus tak memberikan 100 persen," ujar Fakhri.
Selain komentar dari sang pelatih, banyak suporter Timnas juga mengkritik bahkan mencaci performa buruk bagus melalui media sosial. Nampaknya kritikan Fakhri dan cacian dari para suporter Timnas tersebut mungkin berdampak besar terhadap mentalitas Bagus.
Dia kemudian seakan menjawab semua kritikan dan cacian yang diarahkan kepadanya melalui unggahan di Instagram Story miliknya.
Sumber : Pihak ketiga
"Harus siap dihujat, harus siap dimaki, terkadang hidup sekejam itu. Tidak semua orang respek, beberapa orang ingin melihat kita jatuh," tutur Bagus pada unggahannya.
Sejauh perjalanan Timnas Indonesia U-16 di Piala Asia U-16, Bagus sendiri baru bisa mencetak satu gol dari tiga laga yang telah dimainkan Timnas U-16. Tentu torehan ini jauh dari reputasi Bagus yang berhasil menyabet gelar topskor di ajang Piala AFF U-16 2018. Kita doakan semoga performa Bagus lekas kembali seperti sedia kala, bahkan kebih ganas lagi di depan kotak pinalti lawan.
Nah melihat situasi yang sedang dialami Bagus, apa saran kalian untuk striker masa depan Indonesia ini ?
Sumber : http://tz.ucweb.com/9_3LsiC

