Persib Bandung berhasil memecahkan rekor tak menang menghadapai Persija Jakarta dalam lima tahun terakhir saat kedua tim bersua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api [GBLA], Minggu (23/09/2018). Bermain dihadapan puluhan ribu Bobotoh, Maung Bandung menang dengan skor tipis 3-2.
Sumber : Pihak Ketiga
Gol kemenangan Persib dicetak oleh Ezechiel N’douassel pada menit ke-8, kemudian gol Jonathan Bauman melalui titik putih pada menit ke-60 serta gol di masa injury time yang berhasil dilesakan oleh Bojan Malisic pada menit (90+4).
Sementara gol Persija pada laga bertajuk El Clasiconya Indonesia kali ini dicetak oleh Jamierson Xavier di menit ke-45 dan Rohit Chand pada menit ke-60. Menariknya dua gol yang berhasil ditorehkan oleh Macan Kemayoran ini dicetak melalui sundulan kepala saat terjadi bola mati.
Sayangnya, dibalik kemenangan ini ada hal yang begitu membikin malu Persib. Dimana seorang pria berbadan gempal tewas ditangan oknum Bobotoh yang tak bertanggung jawab lantaran di keroyok di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Dilansir dari detik.com(23/09/2018), aksi pengeroyokan tersebut viral di sejumlah akun media sosial (medsos). Terpantau para pelaku pengeroyokan yang mengenakan atribut Persib Bandung melakukan aksinya terhadap seorang pria.
Pria tersebut belakangan diketahui beranam Haringga yang merupakan warga asal Cengkareng, Jakarta Barat. Niatnya untuk mengawali Persija berlaga di GBLA justru harus berakhir dengan sia-sia karena dirinya harus kehilangannya.Ini bukan kejadian pertama, musim lalu dalam laga yang sama di lokasi yang sama pula, Ricko Andrean juga harus kehilangannya.
Tak ayal nyawa yang kembali melayang di Sepak Bola Kita ini membuat kita bikin miris sekaligus kecewa. Mengapa kejadian seperti ini terus saja terjadi, bahkan di twitter banyak yang mengharapkan Menpora untuk membubarkan saja Liga Indonesia agar peristiwa seperti ini tak lagi terjadi.
Sumber : http://tz.ucweb.com/9_3zruo
