Jurgen Klopp selama ini memang cukup dikenal bisa memoles pemain yang kualitasnya 'cuma' diatas rata-rata menjadi bintang kelas dunia. Sebagai contoh adalah Sadio Mane yang bisa tampil ganas hingga di Liga Champions (UCL) seperti musim lalu meski dulunya kurang moncer di UCL selama main di Salzburg.
Sumber : Pihak ketiga
Namun kali ini kasus Mo Salah sepertinya agak beda dengan Mane. Meski harga belinya terbilang hampir sama dengan sang eks Soton, Salah ternyata cuma bisa 'naik level' selama semusim kala diasuh Klopp.
Bintang Mesir yang musim lalu performanya dianggap layak mendapat Ballon d'Or oleh beberapa pihak ini sekarang kembali tak bisa berbuat banyak saat melawan Napoli di UCL dini hari tadi. Ia bahkan jadi salah satu pemain terburuk Reds karena cuma bisa menyarangkan 1 tembakan akurat sepanjang laga.
Tak cuma itu, Salah juga sudah 3 kali kehilangan bola, paling banyak daripada starter Liverpool yang lain kecuali Mane yang juga 3 kali hilang penguasaan. Kini yang tersisa dari Salah nampaknya cuma bakat lari cepatnya gara-gara ia tampil bagai pemain yang hilang arah belakangan ini.
Padahal dulu Klopp sudah disebut-sebut untung besar karena bisa membeli Salah 'cuma' dengan merogoh kocek 731 miliar Rupiah. Kini justru AS Roma yang bisa ketawa puas karena sukses 'menipu' Klopp untuk membeli pemain musiman semacam ini dengan harga cukup mahal.
Sumber : http://tz.ucweb.com/10_3jMry
