Tujuan Juventus mendatangkan Ronaldo dari Madrid bukanlah untuk menjuari Serie A. Mengingat dengan Paulo Dybala pun, mereka sudah berkali-kali mendapatkan scudetto. Lantas apa?
Sumber : Pihak Ketiga
Sejauh ini kedatangan Ronaldo ke Turin memberikan dampak besar bagi kelangsungan hidup Si Nyonya Tua. Pamor, visitor, investor, semuanya sudah melekat sejak Juli lalu. Namun ada misi besar dibalik posisi CR7 di lini depan, yakni merebut kilaunya trofi Liga Champions dari tangan Real Madrid.
Pada putaran pertama penyihan gruf H, secara penuh Ronaldo baru turun sekali. Tapi, dirinya sudah memperlihatkan potensi besar, ketika mampu membantu Paulo Dybala mencetak gol kemenangan ke gawang Manchester United (24/10/18).
Baru-baru ini, Ronaldo meminta presiden Juventus untuk memboyong Keylor Navas pada bursa transfer musim dingin. Hal tersebut dikabarkan oleh Bola.com (05/11/18) dari Goal International.
Nampaknya Ronaldo sedikit lebih cerdik, ketika kiper Kosta Rika itu dinomorduakan oleh Florentino Perez. Dan pada waktu bersamaan, Massimliano Allegri juga sedikit resah atas 7 gol yang masuk ke gawang Wojciech Szczęsny musim ini.
Jika dilihat dari komposisi saat ini, Juventus sudah lebih baik. Mereka memiliki Ronaldo, Mandzukic, dan Dybala di lini depan. Lalu ditengah ada Miralem Pjanic, juga Chiellini dan Bonucci di belakang. Semua pemain tersebut pernah tampil di semi final dan final Liga Champions, kecuali Wojciech Szczęsny. Mengingat kesempatannya berdiri di bawah mistar gawang Juventus, baru didapat setelah Gianluigi Buffon pergi. Dengan demikian, Navas bisa menjadi opsi untuk menambah persentase peluang Juve menjadi 90%, sehingga lebih dekat dengan Trofi UCL.
Sumber : http://tz.ucweb.com/11_3PVKi
