Dulu Disanjung Setinggi Langit, 5 Pemain Muda Ini Kini 'Dicampakkan' oleh Timnas !!!

Sempat bermain apik dan menunjukkan prospek yang menjanjikan nyatanya pemain muda ini seolah tercampakkan karena performanya yang kian merosot karena beberapa faktor seperti cidera dan tindakan indisipliner bahkan ada yang memilih jalan lain yaitu menjadi selebriti.

Sumber : Pihak ketiga


1. Okto Maniani

Sumber : Pihak ketiga

Pemain asal Papua ini mendapati ketenarannya saat membawa Indonesia tampil luar biasa di Piala AFF 2010 Kecepatannya dalam mengolah bola membuat pemain bertubuh mungil ini menjadi andalan bagi timnas garuda, Pemain berusia 27 tahun itu sempat memperkuat salah satu klub papan atas Indonesia.

Sayangnya, sejak saat itu namanya tidak pernah masuk kembali dalam skuat Timnas Indonesia, Okto Maniani saat ini berkompetisi di klub kasta kedua liga Indonesia bersama Perserang Serang

Sebelum itu ia sempat berkelana ke beberapa klub liga 1 dan liga 2 seperti Persiram, Sriwijaya, Madura FC, Persak Kebumen, Persiter Ternate, Persiba Balikpapan, Arema Malang, Madura United, Okto pun pernah mengikuti proses seleksi yang diadakan oleh Persib Bandung. Namun, tak berhasil dikontrak oleh Persib

2. Syamsir Alam

Sumber : Pihak ketiga

Syamsir Alam pernah digadang-gadang bakal tumbuh sebagai pesepakbola hebat di Indonesia. Hal itu tak lepas dari kiprahnya yang pernah menimba ilmu dan berkarier di Uruguay bersama Penarol pada 2008-2009.

Beberapa tahun lalu, Syamsir Alam selalu menjadi langganan Timnas, mulai dari U-11 hingga U-23. Sepak terjangnya selama membela Garuda Muda tidak lah buruk, ia bahkan selalu menjadi andalan di lini penyerangan.

Pada 2013 silam, Syamsir sempat membuat sensasi setelah digaet klub MLS asal Amerika, DC United. Namun kesempatan emas berkarier di kompetisi MLS tak dimanfaatkan secara baik oleh sang pemain. Pulang ke Tanah Air, ia pun gagal bersinar di klub Persiba Balikpapan. Hingga kini, nasibnya pun tak jelas. Setelah sempat main tarkam, ia kini lebih sering muncul dilayar kaca sebagai host acara Petualangan

3. Yongki Aribowo

Sumber : Pihak ketiga

Yongki Aribowo pertama kali berseragam Garuda di Timnas U-23 pada 2009. Namun puncak prestasi pemain berusia 27 tahun ini adalah kala ia dipanggil memperkuat Timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk memperkuat Piala AFF 2010. Ia tercatat menyumbang dua gol dalam laga kontra Timor Leste dan Laos.

Atas penampilan apiknya, ia kembali dipanggil masuk Timnas U-23 di SEA Games 2011 dan beberapa kali menyandang ban kapten. Hingga akhirnya Yongki mempersembahkan medali perak.

Namun kiprahnya di klub lokal tak semoncer kala ia membela Timnas. Sempat dibelit cedera cukup lama, Yongki gagal bersinar di klub Arema Indonesia. Nasibnya juga tak berbeda jauh di klub Persisam Samarinda

Dipantau dari instagram pribadinya saat ini yongki bermain untuk Perserang di Liga 2

4. Maldini Pali

Sumber : Pihak ketiga

Nama Maldini Pali sempat akrab bagi pecinta sepakbola tanah air. Maldini bagian dari skuad juara Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2013. Selain itu, dia juga turut meloloskan skuad asuhan Indra Sjafri dari Kualifikasi Piala AFC U19 2014, termasuk mengalahkan tim kuat Korea Selatan dalam laga penentuan.

Maldini Pali diyakini bakal punya masa depan cerah. Ia diandalkan Indra Sjafri di sektor sayap kanan, kendati sempat berbagi posisi dengan Dinan Yahdian Javier. Maldini Pali melengkapi trisula lini depan Indonesia muda saat itu bersama Ilham Udin Armaiyn di sisi kiri dan Muchlis Hadi Ning Saefulloh sebagai ujung tombak

Rekam-jejak Maldini Pali yang memukau sempat membuat warga pecinta bola di Sulawesi Selatan girang karena PSM Makassar menggaetnya pada penghujung 2013 diikat kontrak jangka panjang dengan durasi 4 tahun. Namun, tak sanggup bersaing dia dilepas ke Bhayangkara FC sejak akhir 2016

Tak masuk skuad Maldini berlabuh ke Sriwijaya FC kemudian dia 'dibuang' ke Persiba Balikpapan setelah kasus pemerkosaan mencuat dan sampai kini tak ada kejelasan soal kasus tersebut, Kini Maldini memperkuat Bhayangkara FC dibawah asuhan Simon Mc Menemy dia hanya menjadi penghuni bangku cadangan karena kalah bersaing

5. Ravi Murdianto

Sumber : Pihak ketiga

Mulai dikenal oleh penggemar sepak bola dalam negeri setelah bermain di laga AFF U-19 pada tahun 2013. Pemain yang lahir di Grobogan, pada 8 Januari 1995 ini bermain sebagai penjaga gawang.

Pada pertengah tahun 2013, dia dipercaya lagi untuk menjaga mistar gawang Indoensia di laga piala AFF U-19 Youth Championship.

Setelah berhasil memenangkan piala AFF U-19, pemain cekatan yang bertinggi badan 183 sentimeter ini juga masih mendapat kepercayaan untuk menjadi kiper di beberapa pertandingan di Piala Asia U19.

Namun setelah itu karirnya makin meredup, sempat memperkuat PS TNI, dan Mitra Kukar beredar kabar Ravi sempat bermain tarkam

Sayang banget di usia mereka yang masih sangat muda dan masih ada kesempatan untuk kembali bangkit.

Semoga mereka semua bisa kembali ke performa terbaik mereka ya guys, komentar dibawah apa harapan kamu buat mereka guys.