Tersingkirnya Jepang dari Turnamen Piala Asia U-19 ternyata masih menyisakan beberapa hal menarik. Salah satunya adalah, penampilan antiklimaks yang ditampilkan Jepang saat melawan Saudi Arabia di babak semifinal kemarin. Jepang yang terbiasa bermain dalam tempo tinggi, mendadak bermain standar dan tak memforsirkan serangan yang selama ini menjadi ancaman tersendiri bagi mental lawan-lawan mereka. sisi-sisi sayap yang biasanya hidup, bahkan tak terlihat sama sekali, terutama di babak pertama. Penyerangan mereka pun beralih dari sisi tengah mengandalkan skiill individu para pemainnya. (the-afc.com 01/11/2018).
Sumber : Pihak Ketiga
Sebuah hal yang patut dipertanyakan memang. Apalagi jika melihat permainan mereka pada laga-laga sebelumnya yang selalu mengurung pertahanan tim lawan hampir disepanjang laga. Dan ternyata Indonesia memiliki peran dalam penampilan antiklimaks yang dilakoni oleh Jepang tersebut. iya, walaupun tak langsung, namun Jepang terpaksa bermain dengan skuat “seadanya” karena para pemain utama mereka masih didera kepayahan selepas menjalani laga melawan Indonesia di fase perempatfinal lalu. (the-afc.com 28/10/2018)
Hal ini diakui sendiri oleh sang pelatih, Tadahiro Akiba yang menyatakannya dalam pers rilis seusai laga (the-afc.com 01/11/2018). Dia mengakui, anak asuhnya masih kelelahan pasca menjalani laga berat melawan Indonesia lalu, dan terpaksa dia menurunkan 9 pemain baru pada pertandingan tersebut. iya, dari 11 pemain inti yang dia turunkan kala melawan Indonesia, 9 diantaranya dia parkir digantikan pemain yang selama ini njarang atau bahkan belum pernah dimainkan. Hasilnya, bisa kita lihat sendiri, mereka akhirnya bertekuk lutut 0-2 dari tim asal Asia Barat, Saudi Arabia.Dengan hasil ini, Saudi Arabia berhak melaju ke partai puncak, dan akan menantang Korea Selatan yang pada laga lainnya memenangi laga semifinal melawan Qatar dengan skor 3-1.
Sumber : http://tz.ucweb.com/11_3JNP6
