Juventus Sehat? Belum Genap 6 Bulan Gabung, Ronaldo Sudah Di Siapkan Pengganti

Cristiano Ronaldo belum genap enam bulan membela Juventus. Akan tetapi, manajemen Juventus sudah berancang-ancang untuk mencari pemain pengganti Ronaldo yang kini telah berusia 33 tahun.

Sumber : Pihak Ketiga

Seperti diberitakan Fox Sports Asia, Rabu (14/11/2018), manajemen Juventus membidik winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho. Jika sanggup mendatangkan pesepakbola berusia 18 tahun itu, Juventus bisa dibilang melakukan investasi brilian.Hal itu karena Sancho sudah menunjukkan kelasnya meski masih berusia muda. Terbukti dari 17 pertandingan bersama Die Borussen –julukan Dortmund– musim ini, Sancho sanggup mengoleksi lima gol dan delapan assist.

Bahkan berkat kualitasnya di atas, Sancho pun dipanggil membela Tim Nasional (Timnas) Inggris pada jeda internasional yang berlangsung medio Oktober 2018. Selintas, gaya permainan Sancho mirip dengan Ronaldo muda yang aktif menyisir sisi kiri lapangan.

Bukan tak mungkin, Sancho mampu menyamai level Ronaldo. Karena itu, penting bagi Sancho untuk tidak asal memilih pelabuhan kariernya. Sebab jika salah langkah, ditakutkan potensi pemain keturunan Trinidad & Tobago itu bisa terbuang percuma-Cuma.Akan tetapi, butuh dana tak sedikit untuk mendatangkan Sancho. Setidaknya, Juventus harus mengeluarkan 80 juta euro atau sekira Rp1,33 triliun. Meski nominalnya terlihat besar, semuanya dapat terbayarkan setelah Sancho sudah beraksi di atas lapangan.

Bek Napoli, Raul Albiol, menyebut Cristiano Ronaldo tak bisa dibandingkan dengan Diego Maradona. Albiol menyebut Ronaldo memang mampu mengangkat derajat Liga Italia, namun Maradona tetaplah pesepakbola luar biasa.

Ronaldo didatangkan Juventus dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Kehadiran Ronaldo membuat Liga Italia kembali diminati. Khusus bagi Juventus, kehadiran Ronaldo membuat klub asal Kota Turin itu kebanjiran sponsor.Sementara dari segi prestasi, Juventus pun selalu menang dalam delapan laga awal yang mereka jalani di Liga Italia 2018-2019. Meski begitu, Albiol tidak melihat Ronaldo sebagai sosok yang istimewa. Sebab sebelum Ronaldo datang pun, Juventus sudah merupakan klub terkuat di Italia.

Hal itu berbeda dengan Maradona ketika pertama kali tiba di Napoli pada musim panas 1984. Pada Liga Italia 1983-1984, Napoli hanya finis di posisi 12. Akan tetapi, seiring kehadiran Maradona, prestasi Partenopei –julukan Napoli– meningkat drastis.

Selama dibela Maradona dalam kurun 1984-1991, Napoli dua kali keluar sebagai jawara Liga Italia, tepatnya pada 1986-1987 dan 1989-1990. Sekadar informasi, gelar itu merupakan yang pertama dicetak Napoli di Liga Italia.

“Liga Italia wajib mengucapkan terima kasih kepada Ronaldo. Hal yang luar biasa dapat bermain di satu liga bersama salah satu pemain terbaik dunia. Sementara itu, saya memang tidak hidup ketika Maradona menjadi idola Kota Naples. Akan tetapi, saya tahu ia memenangi dua trofi Liga Italia dan satu Piala UEFA, gelar yang sebelumnya belum pernah Napoli raih. Cristiano merupakan salah satu pemain terbaik dalam sejarah, namun Maradona adalah Maradona,” kata Albiol mengutip dari Calciomercato, Kamis (11/10/2018)