Katanya Raja Dribel, Bocah £60 Juta Chelsea Ini Malah Bikin The Blues Hancur Lebur

Beberapa waktu lalu pelatih Chelsea yakni Maurizio Sarri pernah mengungkapkan bahwa kualitas The Blues masih berada dibawah Liverpool dan Manchester City. Pernyataan tersebut memang ada benarnya. Pasalnya, tim asal London itu secara keseluruhan kalah kualitas dari Tottenham Hotspur yang musim ini dihajar oleh tim asuhan Pep Guardiola dan Juergen Klopp.

Sumber : Pihak Ketiga

Chelsea yang biasanya tampil bak 'kesetanan' dan mendominasi pertandingan justru mengalami kekalahan perdana di EPL dengan skor cukup telak 3-1.Salah satu pemain yang patut disalahkan adalah Jorginho. Pemain asal Italia ini menjadi penyebab hancurnya The Blues pada laga tersebut. Walau dikenal sebagai raja drible, Jorginho tampak kewalahan dalam mengawal lini tengah Chelsea. Bahkan, beberapa kali pemain yang baru mencetak satu gol bagi timnya itu hanya mencatat 50 umpan dengan tingkat 80 persen akurasi.Langkah Jorginho benar-benar dibuat tak berkutik oleh barisan pertahanan Spurs. Puncaknya adalag saat sang gelandang dipermalukan oleh Son. Hal ini sepertinya membuat Pep Guardiola tertawa puas karena tak jadi membeli pemain yang berharga 60 juta pounds ini.

Sekedar informasi, Manchester City hampir saja mendapatkan tanda tangan Jorginho pada musim panas lalu sebelum akhirnya pemain berusia 26 tahun itu dibajak Chelsea. Alih-alih bisa membantu The Blus untuk meraih gelar juara Premier League untuk ketujuh kalinya, kini untuk bisa masuk 4 besar saja mereka harus berjuang mati-matian.