Media Asing Sebut Indonesia Doyan Bikin Pemain "Mubazir", Apa Maksudnya ?

Timnas Indonesia berhasil memenangkan pertandingan melawan Timor Leste dengan skor telak 3-1, namun skor tersebut tidak mencerminkan bahwa Timnas Indonesia sudah memiliki komposisi pemain yang solid.

Sumber : Pihak ketiga

Buktinya pada pertandingan tersebut juga mereka pada babak pertama kesulitan mengembangkan permainan, hingga akhirnya pada babak kedua mereka sempat kecolongan gol. Beruntungnya respon cepat dari Bima Sakti sukses membuat Indonesia melakukan epic come back.

Salah satu pemain yang disoroti oleh banyak orang adalah kurang bagusnya performa Febri Hariyadi dalam pertandingan tersebut, dia terlihat banyak berlari akan tetapi tak ada umpan akurat yang berhasil ia lesakan.

Hal ini jelas menjadi sebuah hal yang harus segera dibenahi dalam Timnas Indonesia, apalagi dalam pertandingan selanjutnya mereka akan melawan Thailand di mana tim ini masih sangat tangguh bagi kawasan Asia tenggara.

Thailand juga memiliki catatan apik saat melumat Timor Leste pada pertandingan pertama mereka di Rajamangala dengan skor telak 7 gol tanpa balas. Lalu apa yang harus dilakukan Timnas Indonesia menjelang pertandingan nanti?

Seperti dikutip dari fox sport (14/11/2018) pelatih Bima Sakti disarankan untuk menurunkan Riko Simanjuntak sejak awal pertandingan. Karena peran Riko di sisi sayap sangat dibutuhkan Timnas Indonesia di laga berat kontra Thailand nanti.

Masih dari media yang sama Timnas Indonesia saat ini sudah dua kali melakukan kesalahan soal memakai pemain yang berpotensi memberikan perubahan, setelah sebelumnya nama Andik Vermansyah yang dicadangkan kontra Singapura, kini nama Riko Simanjuntak diklaim telat dimasukkan ini seakan membuat Timnas Indonesia doyan membuat pemain menjadi mubazir.

Padahal kontribusi Riko sangat luar biasa dalam pertandingan tersebut, Riko baru dimasukkan pada babak kedua setelah mengganti peran Febri Hariyadi dan terbukti dia sukses membawa perubahan signifikan dalam permainan Timnas Indonesia.