Meski menang melawan Timor Leste di lanjutan penyisihan Grub B Piala AFF 2018, kritikan serta hujatan terus mengalir untuk Timnas Indonesia dari berbagai pihak.
Sumber : Pihak ketiga
Kali ini mengenai gaya bermain yang dianggap tidak lebih baik dari saat kalah melawan Singapura lalu. Padahal notabenya hanya menghadapi tim sekelas Timor Leste, plus bermain di kandang sendiri.
Menanggapi hak itu, Striker Timnas Indonesia, Alberto Goncalves terus terang mengakui bahwa Timnas bermain sangat buruk. Menurut pemain kelahiran Brazil tersebut, Skuat Garuda tampil tertekan sejak awal laga.
"Kami bermain di kandang dan membutuhkan kemenangan. Jadi, kami tadi bermain dalam tekanan. Pada babak pertama kami mencoba beberapa peluang, tapi tidak masuk dan membuat kami tambah tegang. Apalagi mereka cetak gol lebih dulu," kata Beto dilansir dari Bola.com.
Bahkan Beto mengungkapkan bahwa ia dan rekan setimnya sempat merasa frustasi. Barulah setelah gol penyama kedudukan yang dicetak Alfath Fathier pada menit ke-60 membuat ia dan rekan setim kembali bergairah.
"Jadi sistem apa pun yang kami mainkan, otomatis hilang karena kami ingin mencetak gol dan bingung caranya bagaimana. Mereka kemudian bermain bertahan lagi dan itulah yang membuat kami tambah kesusahan. Jadi waktu kami mencetak gol pertama, kemudian gol kedua baru sudah bisa normal lagi," ujar pemain berusia 37 tahun itu.
Buruknya penyelesaian akhir, kurangnya komunikasi antar pemain serta lemahnya barisan pertahanan sudah semestinya menjadi catatan penting untuk Bima Sakti selaku pelatih. Apalagi di partai berikutnya Timnas Indonesia akan bersua tim sekelas Thailand yang tentunya tidak mudah ditakhlukan.
Melawan Thailand pada tanggal 17 November 2018 nanti di Stadion Rajamangala, kalian merasa yakin atau tidak, Timnas bisa memenangkan pertandingan ?
Sumber : http://tz.ucweb.com/11_423Vk
