Pelatih Timnas Singapura, Fandi Ahmad, percaya timnya hanya tidak beruntung atas kekalahan dari Filipina. Kekalahan itu ditelan dalam laga kedua Grup B Piala AFF 2018 di Bacolod, Selasa kemarin malam.
Sumber : Pihak ketiga
Singapura pergi ke Bacolod dengan modal kemenangan 1-0 atas Indonesia di partai pembuka, beberapa hari lalu. Tapi kemudian di Bacolod, Singapura menyerah 0-1 dari Filipina, yang di laga itu baru memainkan laga pertama.
Gol Patrick Reichelt pada menit ke-78, membuat Singapura pulang ke kandangnya hanya membawa sekeranjang bola. Fandi Ahmad merasa timnya tidak seharusnya balik kanan dengan tangan kosong.
"Pertama dan terpenting, ya selamat buat Filipina. Kami harus memberikan selamat buat Filipina, karena membuat mereka harus bekerja keras sampai akhir. Kami juga bekerja keras, tapi hasilnya buruk," kata Fandi Ahmad.
"Kali ini kami tidak menciptakan peluang yang cukup seperti di pertandingan sebelumnya. Itulah perbedaannya."
"Tidak mudah bermain di lapangan yang licin seperti ini. Saya pikir kondisi itu menguntungkan Filipina."
"Kami punya beberapa set-piece yang bagus yang tidak bisa diselesaikan dengan baik. Saya pikir hasil imbang bisa menjadi akhir yang bagus buat kedua tim. Saya hanya kecewa karena kami tidak mampu mendapatkan hasil," Fandi Ahmad, mengakhiri keterangannya.
Sumber : http://tz.ucweb.com/11_4248q
