Terjawab Penyebab Higuain Mengamuk dan Marahi Ronaldo Saat Juventus Tekuk AC Milan

Media Italia dan Dunia memberikan porsi lebih dalam pemberitaan terhadap laga AC Milan versus Juventus. Karena duel tersebut selain melibatkan klub raksasa dan legendaris, juga ada sederet pemain bintang. Maka wajar bila laga tersebut mendapat sorotan lebih saat pertandingan di kandang AC Milan di Stadion San Siro, Senin (12/11/2018) dini hari WIB.

Sumber : Pihak ketiga

Karena bakal ada adegan yang menghebohkan dunia dan diikuti pecinta sepakbola. Ternyata sosok Gonzalo Higuain yang berseragam AC Milan jadi sorotan tajam. Bukan hanya gagal mengeksekusi penalti setelah bola mengenai tangan Medhi Benatia pada menit 41. Ini bermula saat Wasit Paolo Mazzoleni harus melihat rekaman kejadian melalui Video Assistant Referee (VAR) hingga menunjuk titik putih. 

Saat itu AC Milan sedang tertinggal 0-1 lewat gol cepat Mario Mandzukic pada menit 8. Bisa dibayangkan beban dan tekanan yang dialami Higuain untuk wajib mencetak gol. Kalau tidak bisa saja, dia mengkhianati AC Milan melihat statusnya merupakan pemain pinjaman Juventus. Pemain Argentina ini mungkin tak dipakai lagi karena Juve kedatangan bintang baru dari Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Harapan untuk menyamakan kedudukan tak terjadi akibat Higuain gagal mencetak gol penalti. Dari situ mulai muncul kemarahan dan kepanikan. Kepanikan mantan pemain Real Madrid ini berlanjut. Karena sebagai bintang yang diandalkan klub tak mampu mencetak gol balasan sekaligus membayar kegagalan penaltinya. Justru AC Milan makin tertekan setelah Ronaldo mencetak gol pada menit 81.

Tertinggal 2-0 saat tampil di hadapan pendukung sendiri jelas bukan hal yang mudah. Puncaknya insiden yang mengejutkan hingga Higuain diganjar kartu merah pada menit 83. Saat itu Higuain bertabrakan dengan Medhi Benatia. Tapi Higuain cepat marah karena Wasit Paolo Mazzoleni mengeluarkan kartu kuning. Terlihat Higuain memprotes keras sambil mulutnya ikut mengeluarkan kata-kata. 

Melihat reaksi Higuain, Mazzoleni memasukkan kartu kuning dan mengeluarkan kartu merah dari kantong kiri celananya. Hal ini membuat Higuain makin marah hingga rekannya harus menenangkan dan Ronaldo ikut serta. Justru Ronaldo juga didorong di dadanya oleh Higuain hingga mulutnya juga berbicara untuk memarahinya.

Emosi Higuain tak terkendali meski Ronaldo merupakan rekannya di lini depan saat sama-sama berseragam Real Madrid. Bisa saja Higuain tambah marah karena CR7 bisa jadi penyebab dirinya dibuang dari Allianz Stadium, markas Juventus.

Tapi Higuain justru membela diri atas ulahnya tersebut. Higuain menjelaskan bahwa emosinya tersebut merupakan reaksi yang wajar karena berhadapan dengan klub yang pernah ia bela.

"Saya harus meminta maaf kepada rekan setim saya, pelatih, suporter, dan wasit yang tahu perkataan saya tadi. Ia harusnya tahu perasaan saya tadi. Reaksi saya seharusnya bisa saya tahan. Keputusan pertama adalah kartu kuning dan saya bertanggung jawab atas reaksi saya tersebut. Saat Anda berhadapan dengan klub lama, perasaannya jelas berbeda. Hal tersebut tak boleh terjadi lagi tetapi kami juga manusia yang memiliki perasaan," ujar Higuain seperti dilansir www.sport.sky.it (12/11/2018).