Puji Ronaldo, Maradona : Jangan Memuja Lionel Messi Lagi !

Diego Armando Maradona merupakan legenda hidup Argentina. Gol tangan Tuhan ke selalu menjadi pembicaraan publik, terutama saat Piala Dunia. Kesukesan Maradona menjadi lengkap karena mampu membawa negaranya menjadi juara dunia. 

Sumber : Pihak ketiga

Hal ini yang tak dimiliki bintang selanjutnya Argentina, yaitu Lionel Messi. Pemain Barcelona ini tak mampu membawa negaranya juara Piala Dunia. Prestasi paling tinggi di even sepakbola terakbar di dunia hanya sampai final di Brasil. Tapi dikalahkan oleh Jerman yang berjaya di Amerika Latin.

Maradona sering memuji Lionel Messi. Tapi belakangan ini mulai melancarkan kritikan kepada bintang Barcelona itu. Lionel Messi menjadi sasaran Kemarahan Diego Maradona karena kebiasaan yang ia lakukan sebelum berlaga bersama timnas Argentina.

Messi memang telah lama menjadi sasaran kritik karena gagal mengulangi performanya di Barcelona ketika berseragam Timnas Argentina. Sejauh ini, Messi belum lagi tampil bersama timnas Argentina sejak Argentina tersingkir di babak quarter final Piala Dunia 2018.

Seperti dilansir www.mirror.co.uk, Maradona mengkritik pedas performa Messi bersama Argentina ketika tampil dalam sebuah acara talkshow Meksiko, 'The Last Word Mexico'. Sasaran utama kemarahan Maradona adalah kemampuan kepemimpinan Messi di lapangan.

"Sebelum bicara dengan pelatih, Messi bermain Playstation dan kemudian di lapangan, ia meminta dan ingin menjadi pemimpin. Messi merupakan pemain terbaik di dunia bersama Cristiano Ronaldo. Tapi percuma menjadikan pria yang pergi ke toilet 20 kali sebelum laga sebagai seorang pemimpin. Jangan memuja Messi lagi, Messi di Barcelona berbeda dengan Messi di Argentina," kata Maradona.

Maradona kemudian menambahkan bahwa ia tak ingin memanggil kembali Messi ke Timnas Argentina. "Saya tak akan memanggil Messi kembali, tapi saya tidak menutup kemungkinan. Anda harus mengangkat beban dari bahu Messi agar ia bisa menjadi sosok pemimpin yang ia inginkan. Anda mengatakan pada Messi untuk berikan yang terbaik tapi dia lebih memilih bermain video game," tutupnya.

Lionel Messi hanya butuh gelar juara Piala Dunia untuk membuktikannya sebagai pesepakbola yang sejajar dengan pendahulunya di Argentina. Meskipun apa yang sudah diberikan bersama Barcelona sudah cukup. Tapi tetap butuh gelar untuk dipersembahkan kepada negaranya. Melihat usia Messi yang sudah 31 tahun dan Juni 2019 menjadi 32 tahun, sulit melihatnya akan dipanggil ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Karena usia Messi sudah 35 tahun lebih.