Tersingkirnya Real Madrid dari Liga Champions membuat tim memanas. Sergio Ramos mengancam hengkang setelah bertengkar hebat dengan presiden Florentino Perez.
Sumber : Pihak Ketiga
Madrid gagal mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah dikalahkan 1-4 oleh Ajax Amsterdam di Santiago Bernabeu, Rabu (6/3/2019) dinihari WIB. Madrid tidak lolos dari 16 besar karena kalah agregat 3-5.
Kekalahan itu membuat Madrid hampir dipastikan hampa gelar musim ini karena sudah tersingkir dari Copa del Rey serta kini tertahan di posisi ketiga klasemen LaLiga dengan selisih 12 poin dari Barcelona. Musim 2018/2019 pun berjalan sangat buruk dan membuat suasana ruang ganti makin tidak kondusif. Situasi seperti ini sudah dirasakan sejak kepergian Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.
Alhasil, Perez sebagai presiden klub pun marah besar melihat performa para pemain belakangan ini, terutama saat disingkirkan Ajax. "Memalukan," begitu kata Perez saat memasuki ruang ganti Rabu malam kemarin. Aksi Perez ini rupanya tidak disukai oleh Ramos selaku kapten sekaligus pemain paling senior di klub itu. Menurut laporan AS, El Pais, dan ABC, keduanya bertengkar hebat di dalam ruang ganti.
Perez yang hilang kesabaran lantas mengancam akan mendepak Ramos dari tim secepatnya. Ancaman Perez itu pun diterima Ramos yang siap hengkang jika Perez tak lagi menginginkannya.
"Bayar dulu kontrak saya dan saya akan pergi," ujar Ramos di depan Perez seperti dikutip AS.
"Saya sudah mengorbankan segalanya termasuk punggung saya untuk lambang ini, klub ini, dan juga Anda," sambungnya.
Jika Ramos sampai pergi tentu Madrid akan sangat kehilangan mengingat perannya begitu penting di lini belakang. Tak cuma Ramos, pemain belakang senior lainnya Marcelo juga bakal pergi karena minim jam terbang musim ini.
Menurut laporan AS yang mengutip La Stampa, Marcelo sudah memutuskan untuk bereuni dengan Cristiano Ronaldo di Juventus. Marcelo bahkan diklaim telah menandatangani kontrak selama empat tahun dengan bayaran 12 juta euro per musim (Rp 192,7 miliar).
Usai 13 tahun, Marcelo menganggap bahwa kini saat yang tepat untuk ganti suasana. Pesepakbola berusia 30 tahun itu belum lama ini bertemu dengan Direktur umum Madrid Jose Angel Sanchez untuk mengungkapkan kekhawatirannya tentang kesempatan bermain yang sedikit dan meminta diizinkan pergi.
Sejak berhasil menggaet Ronaldo, Marcelo diyakini menjadi target Bianconeri berikutnya. Persahabatan Marcelo dan Ronaldo menjadi jalan mulus Juve untuk memboyong si pemain ke Turin.
Sumber : ttps://s.ucnews.in/d/ 0dUeTtHp6EuT
