Manchester United resmi memenangkan pertandingan melawan Paris Saint-Germain, di mana dalam pertandingan tersebut mereka berhasil memukul pasukan Paris dengan skor telak 1-3. Tetapi ada sebuah pemandangan dalam pertandingan tersebut di mana pasukan Ole Gunnar Solskjaer memperlihatkan penampilan berjuang hingga akhir.
Sumber :Pihak Ketiga
Ya, Manchester United terus melakukan penekanan kepada Paris Saint-Germain hingga detik terakhir pertandingan hasilnya adalah mereka berhasil mencetak gol penentu kemenangan atas PSG setelah Marcus Rashford berhasil mengkonversi peluang dari titik putih.
Tetapi ada hal menarik dalam peran pemain yang menjadi kunci dan otak kemenangan Manchester United ini, ternyata Rashford digaji seperti budak di Manchester United. Padahal dia merupakan pemain yang sangat penting demi kemajuan setan merah dalam beberapa musim terakhir.
Seperti dikutip dari Skysports (7/3/2019) Sampai dengan pertengahan Januari lalu gaji per minggunya adalah Rp 374 juta per minggu, itu lebih kecil bila dibandingkan dengan Alexis Sanchez yang memperoleh gaji sampai Rp 5,6 Milyar per minggu itu artinya dia tidak mencapai 10% gaji pemain asal Chile tersebut.
Peran Rashford jelas lebih besar karena dia kerap memainkan peran penting saat Manchester united mengalami kebuntuan. Seperti saat dia bermain melawan Liverpool saja sampai harus berlari dengan menahan kesakitan dipergelangan kakinya saat itu. Namun, luar biasanya dia sanggup menuntaskan 90 menit laga.
Sumber : https://s.ucnews.in/d/ 3QGoPBwRQTeu
