Dua Kutukan Unik Liga Champions Musim Ini Sudah Terbukti Dan Tinggal Menunggu Satu Lagi

Liga Champions musim ini terlihat seperti neraka bagi kebanyakan tim raksasa eropa. Pasalnya tim tim besar sudah berguguran di babak 16 besar. 4 tim yang sudah dipastikan gugur adalah Real Madrid, Dortmund, PSG dan AS Roma.

Sumber : Pihak Ketiga

Selain cerita dibalik gugurnya tim tim besar tersebut terselip cerita unik dibalik kutukan Liga Champions yang kembali hadir musim ini dan sudah memakan dua korban sekaligus yakni Penjaga gawang legendaris Gianlugi Buffon dan tim raksasa spanyol Real Madrid.

Dan masih ada satu kutukan lagi yang dinantikan oleh para fans sepakbola diseluruh dunia apakah akan kembali terwujud atau tidak yaitu kutukan CR7 yang selalu gagal membawa tim yang dibela dimusim pertamanya menembus babak 8 besar UCL.

Sebenarnya seperti apa kutukan kutukan tersebut jika dijelaskan lebih jauh berikut kita mulai dar kutukan sang penjaga gawang legendaris italia Gianlugi Buffon.

1. Gianluggi Buffon ( Kutukan tak pernah bisa juara UCL )

Gianluggi Buffon harus menerima kenyataan pahit usai dirinya kembali harus kembali gagal meraih trophy UCL bersama PSG tim yang dibelanya saat ini. Pasalnya PSG secara mengejutkan disingkirkan MU usai menelan kekalahan 1-3 dikandang.

PSG yang sebelumnya diprediksi kuat akan juara UCL musim ini nyatanya kembali gagal usai dipermalukan skuad asuhan Ole Gunnar di Parc Des Princes stadion.

Musim ini pun menjadi musim terakhir Buffon berlaga di UCL mengingat ia hanya punya kontrak 1 tahun dan kemungkinan tidak akan memperpanjang lagi kontraknya dimasa depan.

So sepertinya PSG terkena imbas kutukan Gigi yang tak mampu membawa tim yang ia bela menjadi juara UCL. Juventus yang sudah 2 kali masuk final dalam 10 tahun terakhir tak mampu ia bawa menjadi juara dan kini harapan terakhir bersama PSG pun juga harus pupus, sungguh kasihan Buffon.

2. Real Madrid ( Kutukan Grup G )

Sebagai salah satu tim besar eropa dan merupakan juara terbanyak liga champions dengan 13 gelar serta juara bertahan 3 edisi UCL terakhir tak membuat langkah Madrid berjalan mulus musim ini.

Terseok seok di Laliga sehingga terpaut 12 angka dari Barcelona, kemudian tersingkir diajang copa delrey dan ditambah lagi dengan kenyataan pahit bahwa Madrid harus tersingkir di UCL 16 besar karena kalah dikandang saat menjamu Ajax Amsterdam.

Sejatinya tanda tanda Real Madrid tak akan menjadi juara UCL lagi musim ini sudah terlihat sejak awal pengundian grup dimana Madrid berada di grup sial yakni grup G.

Sejak Liga Champions menerapkan format baru tak satupun juara yang berasal dari grup G dan Madrid menjadi korban kutukan tersebut musim ini selain karena beberapa faktor yang lain.

3. Cristiano Ronaldo ( Kutukan Tak Pernah Bawa Tim Yang Ia Bela Diawal Kepindahan Melaju Ke babak 8 besar )

Kendati belum terbukti namun tanda tanda kutukan ini akan kembali berlanjut sudah mulai nampak dimana pada laga pertama babak 16 besar UCL Juventus yang diperkuat CR7 yang notabenya merupakan unggulan di UCL musim ini harus menelan kenyataan pahit kalah 0-2 dari tuan rumah Atletico Madrid.

Juventus terancam gagal ke babak 8 besar dan Ronaldo berpeluang melanjutkan rekor buruknya tersebut kendati laga kedua akan dihelat dimarkas kebesaran Juventus, namun Atletico Madrid bukanlah PSG yang merupakan tim tanpa pengalaman.

Atletico sudah menjadi runner up UCL sebanyak 2 kali selama 1 dekade terakhir dan meraih banyak gelar termasuk gelar Europa League musim lalu.

Kisah kutukan sial Ronaldo bermula kala ia pindah dari Sporting Lisbon ke MU dan pada musim pertamanya MU tak berhasil lolos dari babak 16 besar dan harus tersingkir lebih awal.

Kendati sukses di MU namun ini menjadi awal kutukan bagi CR7 yang kemudian ia bawa saat ia memutuskan hengkang ke Madrid dan dimusim pertamanya sama halnya dengan United Madrid tumbang dan gugur di babak 16 besar.

Entah sebuah kebetulan atau tidak musim ini Juventus kembali dihantui kutukan sial Ronaldo tersebut dan terancam gugur dibabak 16 besar UCL musim ini.

Kini tinggal menunggu waktu apakah kutukan tersebut akan benar benar menjadi kenyataan atau tidak mengingat laga leg kedua antara Juventus dan Atletico Madrid baru akan digelar tengah pekan.