#JuveOut, tagar ini menjadi populer di Twitter dan berada di urutan kedua di Italia. Tren ini berawal dari rasa kekecewaan para fans sepakbola bola Italia terhadap laga SuperCoppa di Saudi Arabia kemarin. Juventus menang 1-0 atas AC Milan, namun para fans tersebut menduga bahwa ada kecurangan yang dilakukan wasit dalam membantu kemenangan Juventus.
Sumber : Pihak ketiga
Cristiano Ronaldo mencetak satu-satunya gol di laga ini pada menit ke-61 – gol ke-16 nya di seluruh kompetisi di musim debutnya untuk sang Nyonya Tua – namun fans Milan sangat frustrasi karena keputusan-keputusan wasit yang dianggap menghambat permainan tim mereka.
Pertama, Franck Kessie mendapatkan kartu merah pada menit ke-74 setelah melakukan tackle terhadap Emre Can. Kedua, Can menjatuhkan Andrea Conti di kotak penalti namun wasit mengabaikannya. Terakhir, Blaise Matuidi bisa dikatakan beruntung karena masih dapat bermain setelah melakukan tackle berbahaya mengenai ankle Davide Calabria. Hal ini padahal sama berbahaya nya dengan tackle yang dilakukan Kessie.
Sejumlah besar fans sepakbola Italia merasa muak karena Juventus selalu menjadi yang dominan karena diperlakukan istimewa oleh wasit dan Federasi Sepakbola Italia sendiri dibandingkan dengan tim-tim lainnya.
Sebuah akun Twitter bernama “Interismo Cosmico” mengeluarkan twit yang berbunyi: “Aku akan meluncurkan sebuah tagar yang akan membantu menyebarluaskan protes dari sebuah negara yang cinta akan sepakbola dan tidak akan lagi menoleransi kecurangan: #JuveOut.”
“ Kami meminta Serie- A untuk mengeluarkan Juventus dari liga.”
Twit ini pun mendapat sambutan hangat dari fans sepakbola Italia lainnya. Ada yang berkata: “ Ini adalah Serie-A dan sepakbola Italia bukanlah Juve A & Juventus Football.” - AC Milan Baba (@IndianBaba_) pada 19 Januari 2019.
Yang lainnya berkata: “ Fakta bahwa #JuveOut sedang tren membuktikan bahwa fans Serie-A sudah muak dengan Juve yang selalu difavoritkan oleh wasit, media, dan pemimpin-pemimpin federasi.” - - fossadeidim (@FossaDeiDim) pada 19 Januari 2019 .
Ada juga fans Inter Milan yang membela kekalahan AC Milan: “Saya mencintai Inter, namun melihat sepupu kami AC Milan kalah dengan tidak adil bukanlah hal yang bisa kami terima sebagai Interistas.” - Hussain alsari (@Alsari_Hussain) pada 18 Januari 2019.
Mari kita lihat saja apa yang akan terjadi pada pertandingan Juventus selanjutnya melawan Chievo pada Senin 21 Januari nanti.
Sumber : http://tz.ucweb.com/3_5BHxS
