Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFC U-23 resmi berakhir seiring dengan kekalahan tipis 1-0 yang mereka dapat atas Vietnam di pertandingan kedua. Meskipun Timnas Indonesia masih menyisakan satu pertandingan terakhir kontra Brunei Darussalam, namun itu tidak akan berarti lagi sebab tidak akan bisa mengejar perolehan poin dari Vietnam dan Thailand.
Sumber : Pihak Ketiga
Kegagalan di Kualifikasi Piala AFC U-23 ini seakan mengulangi kegagalan Timnas Indonesia paa tahun 2017 lalu, dimana pada saat itu Timnas Indonesia yang dilatih oleh Luis Milla juga gagal lolos ke Piala AFC U-23.
Namun jangan salah, meskipun pada kompetisi kali ini Timnas Indonesia telah gagal, bukan berarti kedepannya tidak akan ada lagi kompetisi lain. Dilansir dari laman Detik.com (24/3/2019) bahwa nantinya, Timnas Indonesia akan berlaga di ajang SEA Games 2019 yang akan dihelat di Manila, Filipina.
Kompetisi yang satu ini tidak kalah bergengsi dari kompetisi seperti Piala AFF, sebab akan mempertemukan negara-negara dari kawasan Asia Tenggara.
Pada kompetisi tersebut, Timnas Indonesia berkesempatan untuk membalaskan dendam atas kekalahan yang didapat di babak Kualifikasi Piala AFC U-23 ini. Terlebih lagi kepada Thailand dan Vietnam yang sudah membuat ambisi Timnas Indonesia untuk tampil di Piala AFC U-23 sekaligus merebut tiket tampil di Olimpiade 2020 gagal terwujud.
Namun jauh sebelum itu, Timnas Indonesia harus terlebih dahulu melakukan evaluasi. Seperti halnya mencari pelatih yang jauh lebih berkualitas, hingga mencari pemain penuh potensi di kompetisi Liga Indonesia atau bahkan menaturalisasi pemain jika diperlukan.
Lantas bagaimana dengan pendapat anda, setelah Timnas Indonesia gagal di Piala AFC U-23 ini, apa yang harus segera dibenahi?.
